Dari Kelas ke Restoran, HIS Students Asah Skill F&B Service
Dari latihan di kelas menuju pelayanan restoran yang sesungguhnya! HIS Students dari Food & Beverage Service (FBS) di The Hotel International School terus mengasah keterampilan praktik mereka. Bukan sekadar belajar menyajikan makanan, mereka juga berlatih memahami alur pelayanan agar setiap tahap saling terhubung.
Pembelajaran praktik ini mencakup empat keterampilan utama, yaitu:
- Menu knowledge
- Sequence of service
- Penggunaan restaurant POS system
- Guest communication.
Melalui latihan tersebut, HIS Students belajar menghubungkan pengetahuan produk, ketelitian operasional, dan kemampuan berkomunikasi untuk memberikan pengalaman bersantap yang berkesan bagi tamu.

Praktik F&B Service Dimulai dari Menu Knowledge
Sebelum memberikan rekomendasi, tentu perlu memahami produk yang ditawarkan. Karena itu, HIS Students berlatih mengenal menu dan menjelaskannya kepada tamu dengan percaya diri.
Pengetahuan menu membantu calon tenaga pelayanan menyampaikan informasi dengan lebih jelas. Tamu pun bisa lebih mudah menentukan pilihan saat mendapatkan penjelasan yang sesuai dengan kebutuhannya. Jadi, memahami menu dan mampu menjelaskannya adalah dua keterampilan yang berjalan bersama.
Sequence of Service: Memahami Alur Pelayanan
Pelayanan restoran memiliki tahapan yang saling berkaitan, mulai dari menyambut tamu hingga menyelesaikan pelayanan. Alur inilah yang dikenal sebagai sequence of service.
Dalam praktik ini, HIS Students berlatih menjalankan tahapan pelayanan restoran secara profesional. Memahami urutannya membantu mereka melihat hubungan antartugas, sekaligus belajar memperhatikan tamu di setiap tahap.

Restaurant POS System: Pesanan Tercatat, Pelayanan Terhubung
Di balik pelayanan yang lancar, ada informasi pesanan yang perlu dicatat dengan tepat. HIS Students juga belajar memasukkan pesanan ke restaurant POS system agar terhubung dengan kitchen dan cashier secara tepat dan efisien.
POS merupakan singkatan dari point of sale, yaitu sistem yang digunakan untuk membantu pencatatan transaksi. Dalam operasional restoran, sistem ini juga mendukung pencatatan pesanan dan proses pembayaran. Ketelitian saat memasukkan pesanan menjadi bagian penting dari koordinasi pelayanan.
Guest Communication: Lebih Percaya Diri Melayani Tamu
Skill pelayanan juga terasa dalam cara berkomunikasi. HIS Students berlatih berbicara dengan tamu, menawarkan rekomendasi, dan mendukung pengalaman bersantap yang berkesan.
Dalam pelayanan secara umum, komunikasi yang baik juga berarti mau mendengarkan. Rekomendasi akan lebih membantu ketika sesuai dengan kebutuhan tamu, sementara penjelasan yang jelas dapat mengurangi kesalahpahaman.
Belajar Skill-nya, Kuasai Pelayanannya!
Keempat bagian ini membawa pesan yang sama: seorang waiter perlu memahami produk, menguasai alur pelayanan, menggunakan sistem dengan teliti, dan berkomunikasi dengan percaya diri. Setiap keterampilan saling melengkapi dalam pengalaman tamu.
Hal ini sejalan dengan pendekatan pembelajaran The HIS yang menekankan pengetahuan, kemampuan, dan sikap kerja. Buat kamu yang ingin mengenal bidang ini lebih dekat, informasi program 1 Tahun Food and Beverage Service bisa menjadi langkah awal untuk memahami pembelajarannya.
Di The HIS, setiap praktik adalah kesempatan untuk terus belajar dan membangun kepercayaan diri menghadapi dunia hospitality. Terus asah skill, pahami pelayanannya, dan pikirkan pengalaman yang ingin kamu berikan kepada tamu.